Home » » K13 v Kurikulum Nasional

K13 v Kurikulum Nasional

K13 v Kurikulum Nasional

Perubahan Kurikulum 2013 Menjadi Kurikulum Nasional ~ Selamat bertemu dengan Info Data Guru Terbaru, pada kesempatan siang yang baik ini Info Data Guru terbaru akan posting seputar perubahan kurikulum 2013 yang wacananya agan ganti istilah menjadi kurikulum nasional. Oleh karenya, postingkali ini berjudul "K13 v Kurikulum Nasional". He he...terinspirasi judul film Suparman v Mbakman...eh Superman v Batman. Seperti yang dilansir dalam jpnn.com bahwa Mendikbud Anies Baswedan berencana meluncurkan kurikulum bernama Kurikulum Nasional.  Lho apa akan ganti kurikulum lagi?

Kepastian Perubahan Kurikulum 2013 Istilah Menjadi Kurikulum Nasional


Menurut informasianya, hanya ganti namanya, yang tadinya K13 menjadi Kurikulum Nasional begitu saja. Tidak ada embel-embel tahunnya. Adapun dengan adanya sedikit perubahan tersebut ke depan maka Kurikulum 13 bakal dikupas menjadi tiga bagian atau jenis. Yaitu Kurikulum Nasional, kurikulum berbasis pengembangan atau potensi daerah, dan kurikulum paling kecil mencakup kekhasan atau kondisi masing-masing sekolah.

Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kemendikbud Tjipto Sumardi mengatakan sampai saat ini evaluasi masih berjalan. "Namanya tetap Kurikulum 2013," katanya kemarin (6/12). Meskipun begitu dia tidak menampik bahwa kurikulum yang baru nanti harus diversifikasi (beraneka ragam). Yaitu Kurikulum Nasional, kurikulum berbasis daerah masing-masing, dan kurikulum sekolah. Diversifikasi kurikulum ini sejalan dengan pasal 36 dan 37 UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Dapaun mengenai revisi K-13 yang belum tuntas, Tjipto mengatakan sudah ada perkembangan bagus. Seperti tim evaluasi sudah merampungkan pembahasan kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD).

Dua kompetensi ini sempat diributkan di dalam implementasi K-13. Sebab banyak guru kerepotan ketika, misalnya, harus menyisipkan materi-materi keagaam atau sosial di mata pelajaran matematika, fisika, dan lainnya.

Dengan perkembangan terkini, Tjipto mengatakan evaluasi K-13 bisa rampung Januari tahun depan. Dia memakai patokan arahan Mendikbud Anies Baswedan bahwa hasil evaluasi K-13 harua bisa diterapkan di tahun pelajaran 2016-2017 tahun depan. Meakipun dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Kemendikbud sempat memasang target evaluasi K-13 selesai akhir 2015 ini.

Pengamat pendidikan Doni Koesoema mengatakan sangat disayangkan jika kurikulum hanya ganti nama tanpa memperbaiki kelemahan fundamentalnya. "Ganti nama tanpa mengubah substansi tidak ada artinya," katanya. Secara rinci dia mengatakan Kemendikbud belum membocorkan hasil evaluasi K-13.

Hal terpenting adalah bawha Kurikulum level nasional itu, cukup hanya mengatur hal-hal terkait kepentingan nasional saja. "Kemudian Kemendikbud juga harus ikut dalam pembahasan kurikulum leve daerah, supaya bisa seimbang kepentingan nasional dan daerah atau lokalnya," tuturnya.

-->

0 komentar:

Post a Comment