Home » » Pemberian Paten Kepada Peneliti Muda

Pemberian Paten Kepada Peneliti Muda

Gratis Paten Penelitian Siswa SMP

Pemberian Paten Kepada Peneliti Muda ~ Salah satu strategi untuk ajang regenerasi peneliti di Indonesia adalah dengan adanya LPIR atau biasa dikenal Lomba Penelitian Ilmiah Remaja. Menurut  Kemendikbud, memang adanya defisit peneliti yang sudah pensiun, sehingga salah satu upaya genjot gairah peneliti muda sejak di SMP. Diantaranya dengan membayari ongkos paten penelitian siswa SMP terbaik. Hal ini seperti yang dilansir dalam jpnn.com

Paten Penelitian Siswa SMP Gratis

Hamid Muhammad selaku Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemendikbud mengatakan  , salah satu program peningkatan gairah penelitian adalah memfasilitasi paten di Ditjen Haki Kemenkum HAM. Bentuk fasilitas yang disiapkan Kemendikbud mencakup pendaftaran administrasi hingga urusan pendaan mendapatkan hak paten.

Diharapkan dengan program ini, siswa sejak dari SMP memiliki semangat bahwa penelitiannya tidak berakhir di laci laboratorium,

Menurut rencana tidak semua karya peserta LPIR akan dibantu pengurusan patennya oleh Kemendikbud untuk itu mereka harus melakukan seleksi, sehingga karya yang dipatenkan benar-benar memenuhi persyaratan.

Hasil Lomba LPIR 2014 di Banten
Total karya sisa yang masuk babak final LPIR SMP tingkat Nasional berjumlah 113 karya. Adapun perinciannya karya bidang IPA ada 45 penelitian dan bidang IPS serta teknologi/rekayasa masing-masing 34 karya.

Syarat Paten Peneliti Siswa SMP
Menurut mantan Dirjen Pendidikan Menengah itu mengatakan, minimal ada tiga syarat karya anak-anak SMP layak difasilitasi mendapatkan hak paten, yaitu :
1. syarat originalitas atau keaslian,
2. keunikan, dan
3. berdaya guna.

"Tim dari Kemendikbud nanti akan dibantu tim dari Ditjen Haki Kemenkum HAM, untuk memilih mana yang layak dibantu pengurusan patennya," jelasnya.

Hamid menuturkan, bantuan pengurusan paten ini juga untuk melindungi atau proteksi karya putra-putri Indonesia. Upaya ini untuk mengantisipasi ada penjiplakan dari pihak lain atas hasil penelitian yang dilombakan dalam LPIR SMP tingkat nasional ini.

Cara lain yang dipakai Kemendikbud untuk merangsang semangat meneliti sejak dini adalah pembentukan kelompok kerja (pokja) ilmiah di setiap sekolah. Melalui pokja-pokja ini, para siswa bisa mencurahkan gagasan atau ide-ide penelitian.

Hasil Lomba LPIR Sebelum 2014
Selama ini karya penelitian yang masuk ke tingkat nasional tetap didominasi dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jogjakarta.

Cara berikutnya untuk membudayakan serta membuat penelitian lebih fresh adalah pendirian techno park di setiap kabupaten dan kota.

Hamid mengaku senang melihat techno park di Jogjakarta yang mampu menarik minat masyarakat menikmati hasil penelitian. "Saya berharap muncul techno park di daerah-daerah lainnya," kata dia.


-->

0 komentar:

Post a Comment